Artiket Diambil dari Ustad Musdar Bustamam tambusai
=====================
■ Opini yg mengkerdilkan ruqyah syar'iyyah atau memposisikan ruqyah syar'iyyah sbg sebab yg menambah kuatnya gangguan pada tubuh seseorang, merupakan syubhat yg sudah lama muncul.
■ Ruqyah dianggap upaya memasukkan jin ke tubuh pasien atau memperkuat posisi jin di dalam tubuhnya utk menyakiti atau mengganggu.
■ Kesimpulan akhirnya selalu dikatakan, ruqyah lah penyebab tertundanya kesembuhan atau memperparah penyakit/gangguan.
■ Apakah benar ruqyah syar'iyyah seperti yg mereka katakan ?
》• Orang yg menciptakan opini seperti ini, dia tidak sadar sedang :
1⃣ • Merendahkan kalam Allah atau menghina Al-Qur'an, bahkan mengecilkan Allah Yang Maha Besar dan Rasul-Nya yg mulia.
■ Karena Allah yg menyebutkan bahwa alQuran itu *Syifa'* dan *Rahmah*
■ Karena Rasulullah s.a.w yg menyuruh umatnya utk berobat dgn alQuran.
2⃣ • Menggiring umat kepada kesyirikan.
■ Karena satu-satunya solusi mengatasi gangguan jin, sihir, ain dan penyakit ruhiyah lainnya adalah ruqyah syar'iyyah.
■ Karena kalau bukan dengan ruqyah, umat akan merujuk kpd dukun dan sejenisnya yg menggunakan cara atau metode yg mengandung unsur syirik atau setidaknya Syubhat.
■ Perlu ditegaskan bahwa tertundanya kesembuhan bukan karena ruqyahnya, tapi ada beberapa sebab. Diantaranya :
▶ • *Sebab Dari Aspek Penyakit* seperti :
■ Kuatnya Gangguan atau Lamanya Gangguan.
Sesuatu yg kuat atau sudah lama bersemayam, maka upaya untuk menghilangkannya perlu kesabaran dan keyakinan kuat serta kedisiplinan.
■ Kuatnya keterikatan jin pada pasien karena sesuatu hal spt jimat, benda pusaka dsb.
▶ • *Sebab Dari Pihak Pasien* seperti :
1. Ketidak-inginan pasien utk berobat.
2. Ketidak-yakinan pasien dgn penyakit yg dialaminya. Misalnya, dia menganggap gangguannya bersifat medis dan tidak percaya dgn gangguan non medis.
3. Lemah akidah, lemah ibadah serta lemah komitmennya untuk mendekatkan diri kepada Allah.
4. Ketidak-patuhan pasien pada anjuran, bimbingan dan petunjuk Peruqyah.
5. Cepat bosan dan kurang sabar.
▶ • *Sebab Dari Pihak Peruqyah* seperti :
1. Kurang ikhlas dan kurang mendekatkan diri kepada Allah.
2. Salah dalam mendiagnosa penyakit sehingga tidak jarang terjadi vonis yg melemahkan aspek psikis pasien.
3. Tidak memiliki ilmu yg cukup ttg hal-hal yg berkaitan dgn ruqyah syar'iyyah.
4. Penyakit hati spt ujub, sombong, riya, angkuh dsb.
5. Dan lain-lain.
▶ • *Allah Belum Berkehendak*.
■ Karena kesembuhan itu milik Allah, maka hanya Dia yg menentukan segalanya. *Manusia merencanakan dan mengupayakan tapi Allah yg menentukan*.
■ Tertundanya kesembuhan memiliki hikmah dan rahasia dari Allah, diantaranya :
• Untuk menghapuskan dosa.
• Untuk memahami pentingnya menjaga dan melindungi diri dr hal-hal yg merusak.
• Menguatkan kondisi ruhiyah dan menghilangkan penyakit hati.
• Agar menjadi pelajaran bagi diri sendiri dan orang lain.
• Dan sebagainya.
■ Itulah beberapa sebab tertundanya kesembuhan.
■ Semoga kita semua bisa intropeksi.
=====
Yogyakarta, 18 November 2018
*Musdar Bustamam Tambusai*
(Founder MATAIR/Majlis Talaqqi Ilmu Ruqyah)
Alamat : kebonrowopucang Rt 01/ Rw 05 Depan masjid Al-Hikmah Rumah pagar tinggi warna Cream kec.karangdadap Pekalongan HP.085876448529/ 082324355845 ( Samsul Hadi ) Praktisi Ruqyah Syar'iyah Quranic Healing Internasional. Ketua DPD Asosiasi Ruqyah Syariyah Indonesia. Dewan pengurus Asosiasi Ruqyah Syariyah DPD Jawatengah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
CARA MEMBASUH ANGGOTA TUBUH PELEMPAR AIN
Dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif, ia berkata: Amir bin Rabi’ah melewati Sahl bin Hunaif ketika ia sedang mandi,lalu Amir berkata: Aku tid...
-
Oleh : Ustad Muhammad Faizar (Narasumber Trans 7 murid Syeh Wahid Abdussalam Bali ) Bismillah.. Ada suatu istilah dalam ilmu kanur...
-
HAL-HAL YANG MENGHALANGI JIN SULIT KELUAR DARI TUBUH Oleh : Ustad Salahudin Sunan Al-Sasaki بسم الله الرحمن الرحيم ان الحمد لله نحمده ون...
-
Sebuah video kegiatan bersih bersih buhul sihir yang dilakukan oleh masyarakat di Yordania. Betapa banyak buhul sihir ( ikatan) sihir yan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar